DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Polda Aceh memberikan klarifikasi terkait pertanyaan sejumlah awak media mengenai perkembangan penanganan perkara dugaan tindak pidana pencemaran nama baik terhadap Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, S. IP., MPA.
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto, S.I.K., mengatakan bahwa perkara tersebut saat ini memang sedang ditangani oleh penyidik Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Aceh berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/07/I/2026/SPKT/POLDA ACEH tanggal 19 Januari 2026.
DIALEKSIS.COM | Tajuk - Momentum rekonsiliasi mulai terlihat pada awal Mei. Di tengah agenda besar keberangkatan jemaah haji, kloter pertama masuk Asrama Haji pada 5 Mei dan diberangkatkan sehari kemudian. Para pemimpin daerah hadir bersama. Gubernur, Ketua DPRA, dan Kapolda Aceh berdiri dalam satu barisan, menampilkan pesan yang lebih kuat daripada perdebatan sebelumnya.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Tekanan terhadap Pemerintah Aceh terus menguat. Sejumlah kalangan mendesak Gubernur Aceh, Mualem, untuk segera mengevaluasi bahkan mengganti Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menyusul polemik aksi unjuk rasa terkait Jaminan Kesehatan Aceh (JKA).
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Kegaduhan politik yang terjadi di Aceh belakangan ini mendapat perhatian dari berbagai kalangan. Salah satunya mahasiswa FISIP Universitas Syiah Kuala (USK) Fathur Aulia Al-Asyi.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Mantan Tapol/Napol GAM sekaligus Juru Bicara Garda Muda Relawan pemenangan Mualem“Dek Fadh, Nasruddin Nyak Dhien Gajah, melontarkan kritik tajam terhadap Ketua DPRA terkait dugaan ketidaktransparanan pengelolaan anggaran dalam APBA 2026 dan DPA 2026.
DIALEKSIS.COM | Aceh - Pemerintah Aceh merespons keras pernyataan Ketua DPR Aceh, Zulfadhli atau yang dikenal sebagai Abang Samalanga, terkait tudingan perampokan dana Jaminan Kesehatan Aceh (JKA). Juru Bicara Pemerintah Aceh, Dr. Nurlis Effendi, menilai pernyataan tersebut terlalu berlebihan dan tidak mencerminkan etika dalam penyampaian pendapat.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Ketua Umum Partai Aceh (PA) yang juga Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem, bertemu dengan anggota DPR Aceh (DPRA), Saiful Bahri alias Pon Yaya dan Salmawati yang akrab disapa Bunda Salma di Banda Aceh, Minggu (12/4/2026) malam.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Munculnya empat nama calon Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari satu partai politik dinilai mencerminkan kuatnya pengaruh dinamika internal elit dalam menentukan arah politik di Aceh.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Bursa calon Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) mulai memanas. Sejumlah nama dari internal Partai Aceh mencuat ke permukaan, memicu spekulasi publik terkait siapa figur yang akan memimpin parlemen Aceh ke depan. Dinamika ini tak hanya menjadi perhatian elite politik, tetapi juga menyedot atensi masyarakat luas.
Di tengah tarik-menarik kepentingan dan kalkulasi politik, deretan kandidat yang muncul bukanlah sosok baru. Mereka adalah figur dengan rekam jejak panjang--mulai dari mantan petinggi DPRA, politisi berpengalaman, hingga tokoh yang memiliki kedekatan dengan lingkar kekuasaan. Pertarungan menuju kursi Ketua DPRA pun diprediksi berlangsung sengit dan sarat strategi.
DIALEKSIS.COM | Kolom - Desakan pergantian Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Zulfadhli, A.Md yang akrab disapa Abang Samalanga kian menguat. Gelombangnya datang dari berbagai arah pemberitaan media, percakapan publik di media sosial, hingga dinamika internal politik Aceh sendiri.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Wacana pergantian pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) kembali menghangat dan menjadi perbincangan di berbagai ruang publik.
DIALEKSIS.COM | Aceh - Dinamika internal Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) memasuki babak baru. Ketua Umum Dewan Pimpinan Aceh (DPA) Partai Aceh yang juga Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem, dikabarkan telah mengantongi dua nama kandidat kuat untuk mengisi posisi Ketua DPRA. Langkah ini dinilai sebagai bagian dari konsolidasi politik guna meredakan ketegangan di parlemen Aceh.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Koordinator Transparansi Tender Indonesia (TTI), Nasruddin, melontarkan kritik terhadap pernyataan Ketua DPRA terkait pengelolaan pokok pikiran (pokir) dewan. Ia menilai ada sejumlah klaim yang tidak sesuai dengan praktik di lapangan dan menyebutnya sebagai kebohongan besar.
DIALEKSIS.COM | Aceh - Sejak Zulfadhli, A.Md. (“Abang Samalanga”) dilantik sebagai Ketua DPRA pada 19 Oktober 2023, sidang paripurna DPRA kerap berubah menjadi materi klip digital yang memantik debat publik. Dalam periode itu, Martini (Fraksi NasDem) dan Rijaluddin (PKB) muncul sebagai dua wajah kritik internal: satu emosional-moral, satu prosedural-teknokratis.
DIALEKSIS.COM | Aceh Utara - Sejumlah anggota Komite Peralihan Aceh (KPA) wilayah Pase meluapkan kekecewaan mereka terhadap kepemimpinan Zulfadli alias Abang Samalanga sebagai Ketua DPR Aceh. Nada kritik ini mencuat setelah mereka menilai kepemimpinan tersebut kurang responsif terhadap aspirasi para mantan kombatan di lapangan.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Zulfadhli, tercatat memiliki total harta kekayaan sebesar Rp3.921.800.000. Data tersebut berdasarkan laporan dalam sistem Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
DIALEKSIS.COM | Nasional - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Zulfadhli, tercatat memiliki total harta kekayaan sebesar Rp3.921.800.000 berdasarkan laporan dalam sistem Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Zulfadhli, tercatat memiliki total harta kekayaan sebesar Rp3.921.800.000 berdasarkan laporan dalam sistem Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Komisi Pemberantasan Korupsi.
DIALEKSIS.COM | Indepth - Ketua DPR Aceh, Zulfadli A. Md (Abang Samalanga), kini tengah menjadi sorotan tajam. Sejumlah kelompok masyarakat sipil dan internal lembaga legislatif mendesak kepemimpinannya dievaluasi bahkan digantikan. Sejak dilantik Oktober 2023, gaya konfrontatif Zulfadli acapkali menimbulkan kontroversi. Pernyataan terbarunya pada 1 September 2025 yang menyerukan tuntutan “pisah Aceh dari pemerintah pusat” memicu reaksi keras publik, memperkuat persepsi bahwa komunikasi politiknya memecah belah. Berbagai pihak menyoroti, sikap kerasnya dalam mengkritik kebijakan pemerintah Aceh (misalnya menggulirkan wacana mencopot Sekda Aceh) justru dianggap menyerang kepemimpinan Gubernur Muzakir Manaf (Mualem).
DIALEKSIS.COM | Analisis - Dalam rentang Februari 2025 - Februari 2026, posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh berulang kali masuk pusaran perdebatan publik dari polemik penunjukan Plt Sekda, isu mutasi pejabat, hingga kritik keras terkait respon bencana hidrometeorologi akhir 2025.
Dialeksis sebelumnya telah menurunkan tulisan “Di Balik Desakan Copot Sekda Aceh, Siapa Aktornya?” membahas gejala ini bukan semata sebagai evaluasi kinerja saat bencana, melainkan sebagai indikasi pertarungan kepentingan yang menempel pada kontrol anggaran dan orkestrasi birokrasi.